Selamat Datang!

Mencari Souvenir Pernikahan di Surabaya? Kartu Undangan Pernikahan? Mahar Pernikahan atau Mahar Uang?atau Seserahan Pernikahan dan Kotak Hantaran? Benar, Disini tempatnya :)

Grosir untuk reseller. Pilihan terbaik untuk penggunaan pribadi. Menjual Souvenir Pernikahan Unik, Fine Souvenir, Souvenir Ultah Anak, Undangan Pernikahan Unik dan Elegan di Surabaya, Cetak Undangan dengan Model Undangan Pernikahan Terbaru. Mahar Nikah seperti Mahar Uang Kertas, Mahar Koin. Juga Menjual Seserahan Pernikahan berikut Kotak Seserahan dari Keranjang Rotan dan Bahan Souvenir seperti Mika Souvenir, Pita, Bunga, Clay dll.



Hot Products

produk-produk terbaik dari kami

Souvenir frame 4R
Souvenir frame 4R
Rp. 28000
Souvenir Pernikahan Elegan Jam Scrapbook Berdiri
Souvenir Pernikahan Elegan Jam Scrapbook Berdiri
Rp. 35000
Souvenir Elegan Jam Meja Tidur Scrapbook
Souvenir Elegan Jam Meja Tidur Scrapbook
Rp. 57000

Hot News


Isi Hantaran Pernikahan Adat Jawa/ Seserahan



Momen pernikahan bisa menjadi salah satu peristiwa budaya yang sangat penting. Sebagai salah satu penanda siklus kehidupan, sebuah pernikahan dimaknai secara sakral oleh budaya manapun. Masing-masing pelaku budaya memiliki adat yang berbeda untuk melakukan simbolisasi terhadap tahapan hidup yang satu ini.

Tak kecuali dalam adat Jawa. Masyarakat Jawa yang terkenal memiliki budaya yang berumur ratusan tahun tetap mampu mempertahankan tradisi diantara serbuan budaya baru yang mengatasnamakan modernism. Dan untuk menuju sebuah kebahagiaan hakiki yang ingin dicapai mereka harus melalui serangkaian upacara yang merupakan simbolisasi guna mengingatkan bahwa kehidupan itu tidak sesederhana yang kita inginkan.

Prosesi Upacara Adat Jawa memiliki tata cara yang sangat panjang. Dari mulai awal, pinangan, peneguhan acara, proses acara hingga puncak acara masing-masing memiliki arti yang adiluhung yang apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari harapannya akan membawa kepada kebahagiaan. Pada acara pinangan keluarga laki-laki berkunjung ke keluarga mempelai perempuan dengan membawa hantaran pernikahan berupa seperangkat peralatan yang digunakan sang wanita dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Makna hantaran pernikahan

Dalam adat jawa, isi hantaran pernikahan adalah simbol bahwa mempelai pria sanggup dan mampu untuk bertanggung jawab mencukupi kebutuhan hidup calon pengantin perempuan. Ada beberapa isi hantaran pernikahan adat jawa yang biasanya diberikan kepada calon mempelai wanita adalah baju dalam dan baju luar, peralatan sehari-hari seperti make-up, peralatan mandi. Peralatan beribadah juga biasanya merupakan salah satu isi hantaran pernikahan yang harus ada dalam daftar isi hantaran pernikahan adat jawa. Kebutuhan pokok lainnya seperti tas dan sepatu juga disertakan oleh sebagian orang. Seprai dan Bedcover biasanya dijadikan pelengkap juga. Selain kebutuhan dasar, dalam adat jawa disisipkan juga isi hantaran pernikahan berupa makanan yang biasanya adalah makanan yang sering dikonsumsi oleh sang mempelai wanita

Anaria Wedding selaku vendor penyedia kebutuhan pernikahan memahami mengenai pentingnya makna seserahan dan isi hantaran pernikahan tersebut. Oleh karena itu, kami menyediakan berbagai macam keranjang hantaran dan juga menyediakan jasa menghias bentuk hantaran. Calon mempelai bisa memilih beberapa jenis keranjang hantaran produksi kami dan menyelaraskan dengan isi hantaran pernikahan sesuai adat jawa. Keranjang hantaran rotan, kotak hantaran hard board, dan kotak hantaran bahan dos tersedia di Anaria Wedding, yaitu aneka keranjang hantaran ini nantinya di hias dengan model hiasan hantaran pernikahan yang cantik dan variatif

Untuk bentuk isi hantaran pernikahan, kami memiliki beberapa model hantaran. Dari model binatang seperti bentuk ikan, kura-kura, kepiting, kelinci, gajah dan kupu-kupu. Model hantaran selain binatang juga ada seperti model masjid, bunga, atau boneka. Model hantaran biasanya disesuaikan dengan isi seserahan eperti peralatan sholat biasanya dibentuk model bunga atau masjid, handuk biasanya dibentuk model ikan, gajah, kepiting atau kelinci. Pakaian dalam biasanya dibentuk model kura-kura, kupu-kupu atau tikus. Kain biasanya dibentuk model bunga. Jika ada seprei biasanya dibentuk model bunga dan bedcover dibentuk model hantaran bebek sepasang.

Kami juga menyediakan jasa konsultasi mengenai isi hantaran pernikahan adat jawa seperti barang apa saja yang sebaiknya disertakan atau yang lebih baik tidak disertakan serta konsultasi pengaturan jumlah keranjang hantaran atau model hias hantarannya.

Isi dan jumlah hantaran pernikahan

Umumnya jumlah hantaran pernikahan dan barang apa saja yang akan diberikan dalam hantaran pernikahan adalah hasil kesepakatan kedua calon pengantin. Namun menurut adat jawa yang ada, jumlah hantaran pernikahan haruslah ganjil yaitu sejumlah 3, 5, 7 hingga tak terbatas jumlahnya asalkan dalam hitungan ganjil. Hal ini sesuai dengan kepercayaan masyarakat jawa bahwa Tuhan YME lebih menyukai angka yang ganjil dibandingkan angka yang genap. Ada banyak rahasia yang tercipta dari sebuah angka ganjil seperti simbolisasi penyatuan dua jiwa menjadi satu (genap menjadi ganjil) Untuk isi hantaran pernikahan adat jawa, walaupun diberikan oleh keluarga pria, namun saat sekarang ini calon mempelai wanita biasanya diajak untuk memilih isi seserahan hantaran pernikahan. Hal ini dimaksudkan agar isi seserahan atau hantaran pernikahan benar-benar bisa dipakai oleh pengantin wanita, sehingga tidak menumpuk saja karena tidak sesuai selera atau malah salah ukuran.

Berikut ini jenis hantaran pernikahan beserta maknanya untuk kehidupan suami istri calon mempelai.

1. Seperangkat Alat Ibadah



Salah satu peralatan yang wajib ada dalam sebuah hantaran pernikahan adalah peralatan beribadah. Apabila sang mempelai beragama Islam maka yang diberikan adalah seperangkat alat sholat, Al-Quran dan Tasbih. Jika mempelai beragama Nasrani biasanya peralatan ibadahnya terdiri dari Alkitab, Salib dan tasbih untuk orang Nasrani.

Hantaran pernikahan ini merupakan symbol bahwa sebuah pernikahan harus tetap dilandasi dengan iman dan takwa terhadap Tuhan YME agar selamat mengaruhi bahtera rumah tangga yang tidak mudah.

2. Seperangkat pakaian



Tidak hanya sekedar busana, namun pakaian di sini adalah sesuatu yang digunakan calon mempelai wanita dari ujung kepala sampai ujung kaki, meliputi jilbab (jika berjilbab), pakaian dalam, baju kerja, baju pesta, kebaya dan kain batik, baju tidur. Jumlah baju ini bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan mempelai laki-lakinya namun untuk simbolisasi paling tidak 1 pcs setiap jenisnya.

Hantaran pernikahan ini merupakan symbol bahwa baik pengantin pria maupun wanita harus bisa menjaga rahasia dan kesakralan pernikahan mereka, tidak sembarang mengumbar masalah dan rahasia antara suami istri. Hal ini sesuai dengan falsafah sebuah pernikahan bahwa wanita adalah baju bagi pria dan pria adalah selimut bagi wanita. Hal tersebut tercermin dari isi hantaran pernikahan berupa pakaian ini.

3. Perawatan tubuh dan make-up



Hantaran pernikahan ini mencakup barang yang dipakai mempelai wanita dari peralatan mandi seperti sabun, sampo, conditioner, odol, dll. Perawatan tubuh seperti body scrub, masker, body lotion, dll. Peralatan make up seperti eye shadow, eyeliner, lipstick, bedak, foundation, sisir, mascara, dll.

Hantaran pernikahan ini memiliki arti bahwa mempelai pria menjamin bahwa dia bisa menjaga baik-baik penampilan istrinya dengan menyediakan seperangkat perawatan tubuh yang memadai serta make-up yang memadai. Harapannya sang istri akan dapat terlihat cantik baik di depan suami maupun di depan orang lain sehingga dapat meningkatkan harkat dan martabat suami.

4. Perhiasan logam mulia



Perhiasan bisa berupa cincin, kalung, liontin atau bahkan gelang untuk mempelai wanita. Jumlahnya tentu disesuaikan dengan kemampuan pengantin pria, dan biasanya diberi ciri khas sebagai simbol cinta keduanya.

Hantaran pernikahan ini juga dinamakan mahar nikah mengandung arti bahwa calon mempelai wanita diharapkan akan selalu berusaha untuk tidak mengecewakan suaminya dan tetap bersinar indah seperti permata walaupun berbagai masalah hidup dan bertambahnya usia tidak bisa dihindari.

5. Makanan tradisional

Biasanya dipilih makanan yang basah dan lengket, seperti jenang, lemper, kue lapis dan sebagainya. Dengan alasan kepraktisan, kue-kue ini seringkali digantikan oleh aneka kue kering yang sebenarnya berbeda makna.

Hantaran pernikahan kue yang lengket, yang biasanya terbuat dari beras ketan, adalah simbol harapan bahwa kedua pasangan akan selalu lengket sampai akhir hayat, dan silaturahmi kedua keluarga juga akan tetap baik hingga selamanya.

6. Buah-buahan

Selain kue, diserahkan juga aneka buah seperti jeruk, apel, anggur, dll. Satu buah yang wajib adalah pisang raja satu sisir.

Hantaran pernikahan berupa Buah-buahan adalah simbol harapan agar pasangan yang menikah bisa menghasilkan buah limpah bagi keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Mendapatkan momongan yang baik sehingga bisa menjadi satu trah/dinasti keluarga yang kuat seperti pisang raja.

7. Daun sirih

Daun sirih sepertinya memang bukan termasuk kebutuhan dasar mempelai wanita, namun daun ini menjadi simbol dari kesatuan hati dalam rangkaian hantaran pernikahan, kesatuan tekad kedua pasangan di atas perbedaan yang ada.

Untuk model keranjang hantaran untuk isi sserahan diatas silakan hubungi :

ANARIA WEDDING (Office & Showroom)

Ruko PHI Jl. Kranggan No. 73-E, Surabaya. Telp. 031-5484342 lihat peta

ANARIA PGS

Pusat Grosir Surabaya (PGS) Lt. II Blok E2 No. 15 Surabaya. Telp. 031-52403967

ANARIA ROYAL

Royal Plaza Lt. Ground Blok AK2-09 & 29 Telp. 031-81291864

SMS Center ANARIA WEDDING

RIA SAKTIA : 0812 3003 4664 / 28CB7021

VIKA CHORIANTI : 0856 331 9183 / 287EC5C6

Via email : info@anariasouvenir.com

Written at 2012-07-10 06:14:43

Click here to read this article
home| produk| profil| lokasi| kontak| f.a.q

Showroom

Kompleks Ruko PHI Jl. Kranggan No.73 E Surabaya 031-5484342 / BB 29359A67
info@anariasouvenir.com